LSP MWPM Siapkan Calon Asesor Kompetensi yang Profesional melalui Pelatihan dan Sertifikasi

Malang, 1 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Wirausaha Produktif Merdeka (LSP MWPM) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi pada tanggal 1–5 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Balai Besar Pemerintahan Desa (BBPD) Malang, yang berlokasi di Jl. Raya Langsep No. 7, Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sebagai bagian dari komitmen LSP MWPM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang sertifikasi kompetensi.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari yang diikuti oleh 24 peserta tersebut dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang dipersyaratkan untuk menjadi asesor kompetensi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain memperoleh penguatan materi konseptual, peserta juga mengikuti berbagai praktik asesmen, simulasi, penyusunan perangkat asesmen, hingga proses uji kompetensi calon asesor.

Kegiatan menghadirkan dua Master Asesor Kompetensi, yaitu Bapak Rachmat Farich dan Ibu Praptining Sukowati, yang memberikan pembelajaran secara komprehensif mengenai sistem sertifikasi kompetensi nasional. Selama pelatihan, kedua narasumber membimbing peserta memahami prinsip-prinsip asesmen berbasis kompetensi, etika profesi asesor, teknik pengumpulan bukti kompetensi, pengambilan keputusan asesmen, hingga penyusunan dokumentasi hasil asesmen sesuai ketentuan BNSP.

Ketua Pelaksana kegiatan, Pardjito, menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk menjawab kebutuhan akan asesor kompetensi yang semakin meningkat di berbagai sektor profesi. Menurutnya, keberadaan asesor yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelaksanaan sertifikasi profesi sehingga hasil sertifikasi benar-benar mencerminkan kompetensi peserta uji.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya mampu menjalankan tugas sebagai asesor kompetensi secara profesional, objektif, independen, dan sesuai dengan pedoman BNSP,” ujarnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur LSP Mitra Wirausaha Produktif Merdeka, Bonaventura Ngarawula. Dalam sambutannya, Direktur menegaskan bahwa pengembangan asesor kompetensi merupakan investasi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui sistem sertifikasi profesi yang kredibel.

Beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu mempersiapkan calon asesor yang memenuhi standar BNSP, meningkatkan pemahaman peserta terhadap sistem sertifikasi kompetensi nasional, serta menghasilkan asesor kompetensi yang profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan teknis sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Melalui pelatihan ini kami berharap lahir asesor-asesor kompetensi yang tidak hanya memahami prosedur asesmen, tetapi juga mampu menjaga independensi, objektivitas, dan integritas dalam setiap proses sertifikasi. Asesor merupakan garda terdepan dalam menjaga mutu sertifikasi profesi sehingga kualitasnya harus benar-benar terjamin,” ungkap Bonaventura dalam sambutannya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara intensif yang meliputi pembelajaran teori, diskusi kelompok, studi kasus, praktik penyusunan perangkat asesmen, simulasi pelaksanaan asesmen, hingga uji kompetensi calon asesor. Metode pembelajaran dirancang secara interaktif agar peserta memperoleh pengalaman nyata dalam melaksanakan proses asesmen berbasis kompetensi sesuai standar nasional.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang tinggi. Berbagai sesi diskusi dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi skema sertifikasi, validitas bukti kompetensi, teknik wawancara asesmen, observasi, verifikasi portofolio, hingga penyusunan rekomendasi hasil asesmen. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan asesor yang siap menjalankan tugas secara profesional pada berbagai Lembaga Sertifikasi Profesi.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi ini, LSP Mitra Wirausaha Produktif Merdeka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem sertifikasi kompetensi di Indonesia. Kehadiran asesor-asesor yang kompeten diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas pelaksanaan sertifikasi profesi, memperkuat pengakuan kompetensi tenaga kerja, serta mendukung peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.