MANAJEMEN MUTU

Tujuan Manajemen Mutu

1.      Menjamin kualitas proses sertifikasi kompetensi.

2.      Meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dunia industri.

3.      Menjamin objektivitas dan independensi asesor.

4.      Meningkatkan pelayanan kepada peserta sertifikasi.

5.       Mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja.

 Implementasi Manajemen Mutu

1.      Penyusunan skema sertifikasi sesuai standar kompetensi.

2.      Pelaksanaan asesmen oleh asesor kompeten.

3.      Penggunaan SOP dalam seluruh proses sertifikasi.

4.      Monitoring dan evaluasi secara berkala.

5.      Pelaksanaan audit internal dan kaji ulang manajemen.

 

Pengendalian Mutu

1.       Audit internal.

2.       Survei kepuasan peserta.

3.       Tindakan korektif dan preventif.

4.       Evaluasi kinerja asesor dan TUK.

 

Manfaat Penerapan Manajemen Mutu

1.      Meningkatkan kredibilitas LSP MWPM.

2.      Menjamin kualitas layanan sertifikasi.

3.      Mendukung tenaga kerja yang kompeten.

4.      Meningkatkan daya saing SDM.

5.      Memastikan proses sertifikasi berjalan efektif dan efisien.

 

Manajemen mutu di LSP MWPM menjadi dasar penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas sertifikasi kompetensi. Dengan penerapan prinsip mutu yang baik, LSP MWPM mampu memberikan layanan sertifikasi yang profesional, transparan, dan sesuai standar BNSP.